Cara Berkendara Melintasi Jalan Berkabut

Mungkin anda tau jika belakangan ini cuaca di Indonesia lagi hujan terus menerus sehingga mengakibatkan kabut di jalan raya. Daerah pegunungan menjadi salah satu tujuan favorit untuk berekreasi. Namun saat dimusim hujan, kabut bisa menjadi musuh utama bagi Anda yang bepergian menggunakan kendaraan pribadi.

Berdasarkan penelusuran core-motorsports.org melalui Wikipedia.org, kabut merupakan uap air yang berada dekat permukaan tanah berkondensasi dan menjadi mirip awan. Kabut yang tebal dapat mempengaruhi jarak pandang dan ini sangat berbahaya bagi keselamatan Anda. Penting untuk anda menjaga kesetabilan mobil saat kabut datang itu sangat penting karena jika tidak maka bahaya terhadap keselamatan anda dan orang lain, inilah tips mobil berkendara saat kabut.

BACA  Tips Mengendarai Motor Saat Melibas Banjir

Pertama, rencanakan perjalanan Anda. Gunakanlah GPS (global positioning system) untuk memudahkan perjalanan Anda. Pilih jalur alternatif yang aman jika intensitas kabut tidak terlalu tebal.

Kedua, gunakan lampu kabut (fog lamp). Lampu jenis ini sangat bermanfaat untuk membantu penyinaran lampu utama khususnya menerangi bagian bawah permukaan jalan. Dengan begitu visibilitas pengemudi akan terbantu dan dapat menghindari lubang ataupun jalan rusak.

Ketiga, hidupkan AC (air conditioning). Biasanya jalan yang sudah tertutup kabut, suhunya cukup dingin. Meski begitu Anda harus tetap menghidupkan AC khususnya bagian depan untuk menghindari kaca depan mengembun.

Keempat, jaga jarak. Selalu jaga jarak kendaraan Anda dengan mobil di depannya. Jarak yang diperlukan kira-kira 5 detik. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti mobil depan yang rem mendadak.

BACA  Tips dan Cara Merawat Mobil Matic

Kelima, jaga kecepatan. Saat melintasi jalan berkabut, hindari untuk berkendara dengan kecepatan tinggi karena visibilitas terganggu akibat kabut yang menutupi jalan. Sebaiknya berkendara dengan kecepatan konstan antara 30-40 kpj.

Keenam, cari tempat aman. Jika kabut sangat tebal dan sangat mengganggu jarak pandang sebaiknya berhenti. Carilah tempat yang paling aman, jauh dari sisi jalan.

Ketujuh, tidak paksakan diri. Apabila kabut sangat tebal sebaiknya menunggu hingga menipis. Jangan memaksakan diri untuk tetap berekndara karena ini terlalu berisiko.

Kedelapan, konsentrasi tinggi. Saat melintasi jalan berkabut, harus ekstra konsentrasi karena lengah sedikit saja bisa berakibat fatal yang dapat merugikan diri Anda sendiri maupun orang lain.

BACA  Mobil Atau Motor? Ini Beberapa Alasan Kenapa Anda Harus Beli Motor Sekarang

Nah, sekarang anda sudah mengetahui tips dari core-motorsports.org maka silahkan menuju perjalanan berkabut dan selalu tetap waspada dan hati – hati.