Fungsi dan Perawatan Sistem Kemudi Sepeda Motor

Sepeda motor ternyata mempunyai fungsi yang sangat banyak. Kenyamanan sistem kemudi sepeda motor membuat pengendara percaya diri dalam mengendarainya. Sistem kemudi sepeda motor dirancang berbeda-beda untuk setiap jenis sepeda motor. Antara sepeda motor sport atau balap tentu berbeda desain sistem kemudinya dengan sepeda motor trail.

Fungsi Sistem Kemudi

Sistem kemudi pada sepeda motor berfungsi untuk menopang setang dan garpu depan atau front fork. Sistem kemudi dipasang pada head pipa melalui komsteer. Berarti, sistem kemudi mempunyai tumpuan head pipe.

Komponen garpu depan / front fork dirancang untuk menopang beban goncangan jalan melalui roda depan. Beban yang ditanggung oleh garpu depan adalah goncangan jalan dan beban pengemudi serta berat sepeda motor itu sendiri.

BACA  5 Persiapan Dasar Sebelum Mudik

Untuk itu, garpu depan harus mempunyai kekuatan, kestabilan dan keseimbangan yang sempurna. Jika sistem garpu depan ini tidak sempurna, maka dapat dipastikan sistem kemudi sepeda motor menjadi sangat terganggu.

Mekanik dan Fungsi Sistem Kemudi Sepeda Motor

Mekanik sistem kemudi sepeda motor meliputi 3 komponen yaitu, setang kemudi, batang kemudi dan garpu depan / front fork. Adapun fungsi dari sistem kemudi adalah untuk menopang setang dan garpu depan, menerima goncangan beban melalui garpu depan, untuk membelokkan roda depan atau mengarahkannya, untuk menjaga keseimbangan dan kestabilan sepeda motor.

Selain itu, juga sebagai fungsi navigasi, di mana pada stang ada tombol klakson, tombol lampu, handle kompling, handle rem, handle gas dan indikator kecepatan bensin, dan lain-lain.

BACA  Meningkatkan Performa Motor Bebek 4 Tak

Perawatan Sistem Kemudi Sepeda Motor

Karena sistem kemudi sepeda motor ini mempunyai peranan yang cukup penting dalam membantu kenyamanan sang pengendara, maka sistem kemudi ini juga wajib mendapat perawatan yang bagus. Coba bayangkan jika mengendarai sepeda motor yang mempunyai kerusakan pada mekanik kemudinya.

Misalnya, ada mur pada komsteer yang terlalu keras, maka akibatnya gerakan menjadi berat. Jika kemudi berat dalam pergerakannya, maka akan membahayakan pengendara dan mungkin pengguna jalan lainnya.

Perawatan minimun yang mudah dilakukan adalah selalu membersihkan as telekospik dari kotoran dan debu. Hal ini penting dilakukan karena jika debu dibiarkan terus menerus menempel, maka akan membuat keausan pada as telekospik itu.

BACA  Merawat Motor Setelah Terendam Banjir

Jika as telekospik sudah aus, seal akan bocor. Kebocoran seal ini tentu akan membuat ketidakseimbangan garpu depan. Kondisi antara roda depan dan roda belakang sudah tidak lurus. Perawatan sederhana lainnya adalah selalu membersihkan dan mengecek handle-handle serta tombol yang menempel pada setang kemudi. Misalnya, handel gas secara berkala setiap servis harus dilumasi dan dicek kawat gasnya. Tombol klakson, tombol-tombol lampu juga dilakukan pengecekan dari debu dan karat.