Peresmian Pabrik Ke-3 PT Astra Honda Motor

PT Astra Honda Motor (AHM) meresmikan pabrik ke-3 di Cikarang Barat, Bekasi, pada Jumat (30/9) Peresmian pabrik tersebut langsung dilakukan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pabrik dengan investasi 140 juta dolar AS ini sanggup memproduksi 1 juta unit sepeda motor setiap tahunnya. Sebelumnya AHM telah mempunyai dua pabrik, yakni di Sunter dan Pegangsaan Dua.

Walaupun suasana pada saat itu tidak bersahabat (red: hujan sangat deras) namun semua undangan tampak antusius untuk mengikuti acara demi acara yang dibawakan oleh Sandrina Malakiano penyiar Metro TV. Acara dimulai dengan tarian Jaipong oleh penari-penari dari sanggar tari yang berasal dari Bandung, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan mesin sepeda motor Honda untuk SMK Negeri jurusan Mesin dan Otomotif se-Indonesia. Sambutan peresmian dilakukan oleh Minoru Yamasita (Presiden Direktur PT AHM), Nu’man Abdul Hakim (Wakil Gubernur Jawa Barat), Yutaka Iimura (Duta besar Jepang) dan Susilo Bambang Yudhoyono (Presiden RI). Dilanjutkan dengan penanda tanganan oleh SBY yang didampingi oleh BOD Astra Honda Motor. Pada kesempatan itu SBY menyempatkan untuk melakukan plant tour ke pabrik Cikarang Barat. Acara diakhiri dengan drama tari sejarah Honda di Indonesia oleh penari-penari dari sanggar tari Bagong Kusudiardjo Yogyakarta.

Berdiri di area seluas 300.000 m2, pabrik baru tersebut memproduksi tiga jenis sepeda motor jenis bebek, seperti Supra Fit 100 cc, Supra X 125, dan Supra X 125R. Total tenaga kerja yang diserap di pabrik barunya ini mencapai 4.000 orang. Keseluruhan fasilitas pabrik dapat diselesaikan dalam waktu cukup singkat, tepat 1 tahun 3 minggu, sejak peletakan batu pertama pada 8 September 2004 lalu.

Dengan beroperasinya pabrik ke-3 ini, maka AHM menjadi salah satu pabrikan sepeda motor Honda terbesar di dunia. Kepemilikan saham masing-masing adalah 50% Honda Motor Co., Ltd. (Jepang) dan 50% PT Astra International Tbk.

Keputusan menambah pabrik tersebut menurut Tossin Himawan, Executive Vice President Director AHM, lantaran permintaan sepeda motor Honda dari tahun ke tahun meningkat pesat, terutama jenis bebek. Seperti diketahui, sepeda motor Honda di Indonesia menguasai pangsa pasar lebih dari 50%. Pada tahun 2004 lalu AHM berhasil memproduksi lebih dari 2 juta unit sepeda motor Honda, dan dengan hadirnya pabrik baru ini maka tahun 2005 direncanakan ketiga pabrik yang ada mampu menghasilkan 2,6 juta unit dari total pasar sepeda motor di Indonesia yang diperkirakan mencapai 5 juta unit.

Tossin juga menyebutkan, peresmian pabrik tersebut juga terkait erat dengan keberhasilan pencapaian produksi sepeda motor Honda ke-15 juta unit pada tanggal 22 September 2005 lalu. Ini merupakan suatu prestasi tersendiri bagi produsen sepeda motor di Indonesia dan belum dapat diraih oleh ATPM roda dua lainnya.