Tips dan Cara Membeli Mobil Bekas

Meluncurnya produk baru ternyata tidak terlalu berpengaruh besar pada mobil bekas. Belakangan ini banyak sekali pecinta otomotif mencari mobil second yang sengaja mau di beli. Bagi Anda yang ingin membeli mobil/motor bekas ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengeksekusi pembayaran. Tidak sedikit kendaraan bekas di pasaran sekarang yang masih berkondisi bagus layaknya keluaran terbaru.

Namun, bukan berarti dalam membeli kendaraan bekas berkondisi bagus pembeli hanya perlu memeriksa jarak tempuh dan penampilan semata. Kebanyakan para calon pembeli kendaraan bekas hanya memeriksa berapa kilometer jarak tempuh dan penampilan kendaraan tersebut tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli kendaraan bekas? Berikut beberapa tips yang telah di rangkum oleh tim core-motorsports.org khusus buat anda pecinta otomotif yang hendak membeli mobil bekas:

  • Periksa riwayat kendaraan. Periksalah apakah mobil/motor yang akan Anda beli adalah hasil curian atau bukan. Tanyakan ke pihak Kepolisian dengan mencantumkan nomor pelat, mesin dan chassis, dengan begitu Anda dapat mengetahui apakah kendaraan tersebut hasil curian atau tidak serta tagihan pajak yang dimiliki kendaraan tersebut
  • Periksa keseluruhan kondisi fisik kendaraan. Lakukan pemeriksaan kodisi fisik kendaraan secara menyeluruh sebelum dibeli, bila kondisi kendaraan yang telah dibeli tidak sesuai dengan yang sebelumnya ditawarkan oleh penjual Anda berhak untuk meminta ganti rugi atau diperbaiki. Pastikan Anda menyimpan salinan deskripsi kondisi saat kendaraan dijual.
  • Test drive. Tidak ada salahnya Anda meminjam mobil/motor yang dijual untuk dikendarai beberapa kilometer di jalan raya, bebas hambatan, lintasan rusak. Amati dan rasakan apa saja yang diceritakan oleh mobil/motor bekas tersebut. Jika Anda merasa kurang atau tidak enak maka lebih ditinggalkan saja.
  • Cek riwayat perawatan (servis) ke bengkel resmi. Sebaiknya Anda melakukan hal ini untuk mengetahui sejarah mobil/motor bekas sebelum dibeli oleh Anda. Siapa tahu kendaraan tersebut pernah terkena banjir atau kecelakaan.
  • Membeli di dealer resmi atau terpercaya. Pastikan membeli kendaraan bekas di dealer-dealer terpercaya atau yang memiliki reputasi baik, terlebih dari dealer yang dipercaya langsung oleh APM (Agen Pemegang Merek) untuk mengurangi risiko terjadinya penipuan.
BACA  5 Persiapan Dasar Sebelum Mudik

 

Kelengkapan dokumen
Mulai dari STNK, BPKB, faktur pembelian (asli), dan dokumen-dokumen. Unuk mengecek keabsahannya, bisa tanyakan ke Samsat Polda.

Cek fisik
Proses cek fisik di sini bukan meneliti bagian keropos atau bekas tabrakan. Bawa kendaraan ke kantor samsat, tentu seizin pemilik, untuk memastikan bahwa yg tertera di dokumen sesuai dengan yang di mobil.

Service record
Dilakukan pada bengkel resmi tempat mobil selalu diservis. Bila mobil yg diinginkan dari ruang pamer mobil bekas, mintalah izin untuk dicek di bengkel resmi pilihan atau bengkel kepercayaan anda.

Aksesori non-standar
Pemasangan aksesori yg berlebihan, seperti velg lebar, audio, modifikasi eksterior, interior, dan mesin. Semua itu bisa menggugurkan masa asuransi. Konsultasikan masalah ini saat Anda memeriksakan mobil ke bengkel resmi.

BACA  Kenapa Mesin Mobil Mati Ketika Melewati Rel Kereta Api?

Masa berlaku garansi
Tanyakan periode dan detail garansi ke bengkel resmi saat memeriksakan mobil. Pastikan garansi masih berlaku.

Kondisi bodi
Perhatikan lipatan fender tuk melihat jejak, apakah mobil pernah dipasangi velg lebar. Bila pernah, hal itu berpotensi memperpendek umur komponen kaki-kaki.

Kelengkapan standar
Periksa bagian audio, lampu kabut (foglamp), defogger, dan lain-lain. Bila sudah diganti dgn komponen aftermarket seperti lampu utama, pastikan penggantian tidak mengganggu garansi.

Recovery kit
Pastikan ban serep, dongkrak, kunci roda, tool kit standar, dan segitiga pengaman masih lengkap.

Lakukan tes drive mobil
Rasakan benar kondisi mobil saat berjalan. Bila terasa berat, cenderung berbelok kearah kiri atau kanan, jangan dibeli. Lewati pula jalan yg kurang rata. Hal ini tuk mentes kondisi kaki-kaki mobil.

BACA  Tips Merawat Cat Mobil Agar Tetap Kinclong

Asuransi
Asuransi bisa dipindahtangankan melalui proses balik nama pada perusahaan asuransi yg menjamin kendaraan yg hendak dibeli. Tentu, dokumen jual-beli harus komplet. Dengan begitu, proses pun lancar.

Pastikan mobil yang akan Anda beli adalah mobil yang berkualitas bagus dan masih layak untuk Anda gunakan, semoga tips – tips di atas membantu para pencinta mobil.