Twin 3000cc Australia Motor

Mark Walker asal Sydney Australia memang dikenal sebagi modifikator jempolan. Tidak seperti modifikator atau builder asal Amerika yang hampir selalu membuat motor custom namun bergaya standart, walker justru menelurkan karya yang tidak biasa, beraliran ekstrem dan bermesin V-Twin 3000cc racikan sendiri, nah lho!

Twin 3000cc Australia Motor garapan walker ini diberi nama Big Ned, nama tersebut didapat Walker dari buronan terkenal kepolisian Victoria era kolonial Australia , Ned Kelly. Sesuai dengan namanya, Big Ned motor ini punya segudang inovasi yang embuat orang geleng-geleng kepala.

Terutama dari sisi core motor alias mesin, yang mengambil basis konfigurasi V-Twin berkapasitas 3000cc, beserta perangkat injeksinya. Walker membuat sendiri mesin tersebut dari bahan mentah menggunakan alumunium yang dicasting di bengkelnya. Paling inovatif ada pada bagian konsep rotary valve yang dijejalkan di dua blok silindernya yang menonjol kekanan dan kiri motor. Mesin buatan sendiri ini diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga lebih dari 200 Hp.

BACA  Mitsubishi Attrage Dynamic Shield

Untuk desain bodi dibuat agak aneh dan berbeda, atas inspirasinya Ned Kelly, Walker membuat bodi motornya bergaya motor perang atau Armour finishing. Kedok lampu depan dibuat dari lempengan baja yang menyerupai tameng pasukan anti huru-hara. Tangki dan bodi buritan juga dibuat cutom dari plat besi dan dilabur warna hitam doff.

Untuk rangka dibuat khusus karena mesin V-Twinnya dipasang melintang, sehingga perlu modifikasi khusus. Dengan penempatan mesin yang melintang ini membuat Big Ned ini bertampang sangar, apalagi jika dilihat dari depan. Untuk knalpot dan muffler Walker mengaplikasinya dari mobil pemadam kebakaran, sehingga berkesan besar dan sangar.

Untuk undercarriage dibuat sekekar mungkin dengan pengaplikasian ban profil besar yang dipadu dengan pelek custom palang lima yang juga buatan Walker sendiri. Dan yang paling unik dari kaki-kaki motor ini adalagh sistem rem yang mengaplikasi model rem tromol, namun tromol ini tidak menyatu dengan pelek palang. Bener-bener bikin geleng-geleng kepala. Kapan modifikator Indonesia mampu membuild motor dari awal seperti Walker?

BACA  Yamaha Kembali Rebut Tahta Motor Sport